Pentingnya Tesis

Oleh Arief Furchan

Ketika kita membaca suatu makalah, biasanya kita ingin tahu apakah inti isi makalah tersebut. Kita kemudian mencari satu atau dua kalimat dalam makalah itu yang menyatakan isi itu. Kalimat yang kita cari itu adalah pernyataan tesis penulisnya.

Tesis adalah kata bahasa Indonesia yang diserap dari kata bahasa Inggris thesis. Dalam bahasa Inggris, menurut kamus Merriam Webster, kata thesis itu mempunyai dua arti: (1) tulisan panjang tentang suatu masalah yang ditulis untuk memperoleh glar kesarjanaan di perguruan tinggi. Sebagai contoh di Indonesia adalah skripsi (untuk S1), tesis (untuk S2), dan disertasi (untuk S3). (2) suatu pernyataan yang ingin dibicarakan/dibahas atau dibuktikan oleh seseorang. Pengertian ke dua inilah yang biasanya disebut tesis dalam penulisan makalah.

Mengapa tesis itu penting dalam penulisan makalah ?

Meskipun ada yang berpendapat bahwa tidak semua makalah itu harus ada pernyataan tesisnya, adanya pernyataan tesis dalam makalah akademik akan sangat membantu sekali, baik bagi penulisnya maupun bagi pembacanya. Hal ini terutama ketika anda masih belum terbiasa menulis makalah akademik. Pernyataan tesis mempunyai dua kegunaan. Bagi penulisnya, pernyataan tesis itu akan berfungsi sebagai fokus makalahnya. Dengan adanya pernyataan tesis yang jelas, si penulis akan dapat memusatkan pembahasannya untuk menjelaskan bagaimana ia sampai pada kesimpulan (tesis) itu. Tanpa adanya pernyataan tesis yang jelas, mungkin pembahasan di makalah itu akan melantur ke mana-mana karena tidak adanya fokus. Pernyataan tesis juga bisa dijadikan indikator apakah dia telah memiliki pemahaman yang jelas tentang topik itu atau belum. Kalau seorang penulis tidak dapat menyatakan inti isi makalahnya dalam satu atau dua kalimat, mungkin itu disebabkan karena dia belum memahami masalah itu dengan baik.
Sebagai contoh, misalkan anda, sesudah membaca berbagai literatur, sampai pada kesimpulan bahwa penyebab utama kenakalan remaja adalah ‘salah pergaulan’. Itulah pendapat anda yang kemudian anda jadikan sebagai tesis makalah anda. Selanjutnya, dalam makalah anda, anda akan mendukung pendapat (tesis) anda itu dengan menunjukkan alasan atau bukti-bukti yang dapat meyakinkan pembaca. Pembahasan dalam makalah anda akan terfokus pada usaha membuktikan bahwa kenakalan remaja itu terutama disebabkan oleh karena pergaulan yang salah.
Bagi pembaca, adanya pernyataan tesis yang jelas akan sangat membantu dalam memahami isi makalah itu. Dengan membaca pernyataan tesis itu, pembaca dengan cepat akan mengetahui apa isi makalah itu. Selanjutnya ia ingin tahu bagaimana jalan pemikiran penulis makalah itu sehingga sampai pada kesimpulan seperti itu. Ia akan melanjutkan membaca dengan harapan mendapatkan penjelasan tentang alasan penulis berpendapat seperti itu. Kalau makalah itu benar-benar memberikan penjelasan tentang alasan penulis berkesimpulan seperti itu dan disertai dengan bukti-bukti, maka makalah itu terasa telah ditata dengan baik. Sebaliknya, kalau ternyata isi makalah tersebut tidak menjelaskan tentang hal itu, makalah itu akan terasa membingungkan bagi pembaca karena tidak relevannya isi makalah dengan pernyataan tesisnya. Apalagi kalau pernyataan tesisnya tidak ada. Makalah yang tidak mempunyai tesis adalah seperti sapu lidi yang tidak diikat. Pembahasannya akan ke mana-mana.
Karena begitu pentingnya peranan pernyataan tesis dalam penulisan makalah, maka pernyataan tesis itu harus dirumuskan secara cermat. Tujuannya adalah menghasilkan pernyataan tesis yang jelas, tegas, singkat, dan padat. Kalau bisa, anda harus dapat merumuskan inti isi makalah anda dalam satu kalimat yang tidak terlalu panjang. Kalau terpaksa, maksimal dua kalimat. Jangan sampai anda menulis pernyataan tesis anda dalam satu paragraf. Itu terlalu panjang dan menunjukkan bahwa anda belum mempunyai gambaran yang jelas tentang inti makalah anda.

Leave a reply